Text
RISIKO PRODUKSI DAN HARGA PADA USAHATANI RUMPUT LAUT DI KABUPATEN TAKALAR PROVINSI SULAWESI SELATAN
Rumput laut merupakan produk ekspor komoditas budidaya perikanan yang memiliki nilai ekonomitinggi. Salah satu wilayah dengan produksi rumput laut yang tinggi di indonesia adalah KabupatenTakalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Tantangan yang dihadapi dalam usahatani rumput laut di SulawesiSelatan ialah fluktuasi produktivitas dan harga. Hal tersebut mengindikasikan bahwa terdapat risikopada usahatani rumput laut yang dibudidayakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisisfaktor-faktor risiko produksi dan tingkat risiko harga serta manajemen risiko usahatani rumput laut diKabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan data primer yang berasal dari100 responden yang dipilih secara random. Analisis faktor-faktor risiko produksi menggunakan modelJust and Pope dengan fungsi produksi Cobb douglas dan tingkat risiko harga dilakukan denganmengukur koefisien variasi dan batas bawah harga. Sedangkan manajemen risiko terdiri dari strategipreventif, strategi mitigasi dan strategi risk coping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktorrisiko produksi yang berpengaruh signifikan adalah tenaga kerja, dan umur panen dan memiliki sifatrisk inducing factor. Risiko harga yang dihadapi petani di Kabupaten Takalar ditunjukkan dari nilaicoefficient variation sebesar 0,279 sehingga tingkat risiko yang dihadapi sebesar 27,9 persen per kg.Manajemen risiko yang dilakukan adalah strategi preventif dengan memaksimalkan kegiatan usahatanidan kualitas input yang digunakan sebelum terjadi risiko pada produksi maupun harga.
| UIB00007590 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain